Sabtu, 19 Agustus 2017 - 07:12:07 WIB
Malam Ramah Tamah, Bupati Muna Puji Pasukan Pengibar Bendera
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Muna - Dibaca: 160 kali

Berhasil mengibarkan dan menurunkan bendera pada upacara peringatan hari kemerdekaan 17 Agustus 2017 dengan sempurna, pasukan pengibar bendera mendapat apresiasi. Bupati Muna LM. Rusman Emba melayangkan pujiannya kepada Paskibra dihadapan tamu undangan yang hadir pada pagelaran resepsi kenegaraan atau malan ramah tamah di Aula Rujab Bupati Muna Galampano. Bupati Rusman sempat sempat merasakan degdegan saat bendera dibentangkan kemudian dikibarkab. "Ketika saya serahkan bendera itu saya salah mutar, jangan sampai kesalahan paskibra itu karena saya. Tapi alhumdillah anak-anak saya tadi luar biasa sekali, sukses. Artinya bagi sebagian orang ini biasa tapi bagi saya sangat luar biasa sekali," kata Bupati Muna saat menyampaikan sambutannya pada malam ramah tamah di Aula galampano, Kamis (17/8/2017). Mantan senator DPD RI ini membuka kisah lama ketika dirinya juga punya hasrat besar menjadi pasukan pengibar bendera namun tidak berhasil. Berbekal semangat paskibra ayah dengan seorang anak ini terus mengejar karir dengan mencoba menembus peruntungan sebagai anggota di militer atau Akabri namun hasilnya tetap sama. Takdir tak berpihak. Rusman terus mencoba walau garis hidup berkata lain. Pesan yang bisa dikutip disini bahwa hidup itu adalah bagaimana mewujudkan mimpi-mimpi. Luar biasa. Karenanya mantan ketua DPRD Sultra ini menitip semangat kepada anak-anak Paskibra. Menjadi pasukan pengibar bendera menurut Rusman adalah garis awal untuk memulai. Karena menjadi Paskibra itu bukan perkara sederhana, didalamnya terkandung nilai disiplin. Jika dikawinkan antara sikap disiplin dalam diri dan mimpi-mimpi besar yang dimiliki maka peluang besar terbuka lebar untuk menggenggam apa yang diinginkan. Pencerahan motivasi ini mendapat aplaus yang meriah dari tamu undangan dan anak-anak Paskibra. Panggung Resepsi kenegaraan malam itu menjadi pelecut semangat bagi anggota Paskibra dan tamu undangan. Rusman yang berdiri dipanggung menularkan sebuah keyakinan bagaimana menetaskan mimpi yang masih mengendap. Pesannya jangan lupa bermimpi dan membuat harapan maupun cita-cita. Karena menurutnya mimpi itu menjadi motor penggerak untuk seseorang melakukan sesuatu. Seseorang digerakkan karena cita-citanya. Bupati meyakini bahwa seseorang yang mempunyai niat baik dalam menciptakan kemaslahatan atau kedamaian dengan ruang seperti ini dirinya berkeyakinan tuhan melihat. Ada hubungan perhatian dan kebahagiaan yang didapatkan. Ketika panitia penyelenggara sudah mencurahkan perhatian dan menghabiskan waktu yang mungkin sebagian orang sepele. Tapi hasilnya dinikmati bersama, Rusman yakin tuhan maha adil. Apa yang diberikan untuk daerah ini maka tuhan akan membalas. (eko)

Copyright © 2017 By Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Pemerintah Kab.Muna All rights reserved.