Rabu, 14 Maret 2018 - 13:04:31 WIB
Dibuka Tari Kafofo, Tangis Haru Diakhir Ekspos NUSA
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Berita Muna - Dibaca: 261 kali

Atmosfir Ballroom Grand Calrion Hotel Kendari berubah drastis ketika tayangan testimoni Nur Alam ditampilkan dalam layar raksasa diruangan tersebut. Suasana emosional begitu kental, seolah hadirin menunggu sebuah oase yang lahir dari bibir Nur Alam. Hadirin begitu larut menyimak setiap tutur kata yang diucap, walau Gubernur Sultra nonaktif ini tidak tampak raganya diatas mimbar. Nur Alam sedang menghadapi proses hukum yang meilit dirinya dan menyampaikan pesan lewat tayangan video. Prof. Ir. H. Mahmud Hamundu, M.Sc rupanya menangkap kesan haru tersebut. Ketika diberi kesempatan menyampaikan pandangan tentang dasawarsa pembangunan NUSA, mantan Rektor UHO ini memberi nilai positif. Menurutnya, secara fisik Nur Alam tidak berada ditengah-tengah hadirin, tapi jiwanya mampu memberi energi hingga memantik kesan mendalam dimata masyarakat. Puncaknya yakni saat Plt. Gubernur Sultra Saleh Lasata menyampaikan sepatah kata terakhirnya sebelum melapas jabatannya kelak. Diatas panggung dua orang wanita menemani Plt Gubernur. Pertama Hj Tina Nur Alam dan istri Saleh Lasata Hj. Itoh Tohariah. Suasana haru mulai memanas ketika sambutan bakal diakhiri. Dibelakang Tina Nur Alam terus menyeka air matanya.

Copyright © 2017 By Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Pemerintah Kab.Muna All rights reserved.