Pemerintah Kabupaten Muna

  • ARMAN5.jpg
  • ARMAN9.jpg
  • DSC03604.JPG
  • tugu sunset.jpg
  • IMG_0117.jpg
  • ARMAN11.jpg
  • 1 PASANG.jpg
  • ARMAN3.jpg
  • ARMAN6.jpg

Bupati

Gambar

  • 1 PASANG.jpg
  • ARMAN3.jpg
  • ARMAN5.jpg
  • ARMAN6.jpg
  • ARMAN9.jpg
  • ARMAN11.jpg
  • DSC03604.JPG
  • IMG_0117.jpg
  • tugu sunset.jpg

Login Form

by LatinHackTeam

by LatinHackTeam

Kecamatan Tongkuno Selatan

PROFIL KECAMATAN TONGKUNO SELATAN


I. TERBENTUKNYA KECAMATAN TONGKUNO SELATAN

1. Kecamatan Tongkuno Selatan terbentuk melalui PERDA MUNA NO. 05 TAHUN 2008 Tentang :

- Pembentukan Kecamatan Kontukowuna.

- Pembentukan Kecamatan Marobo

- Pembentukan Kecamatan Tongkuno Selatan

- Pembentukan Kecamatan Pasikolaga

- Pembentukan Kecamatan Batukara

- Pembentukan Kecamatan Wadaga

- Pembentukan Kecamatan Napano Kusambi

- Pembentukan Kecamatan Towea

- Pembentukan Kecamatan Tiworo Selatan

- Pembentukan Kecamatan Tiworo Utara

  1. Kecamatan Tongkuno Selatan merupakan hasil pemekaran dari kecamatan Tongkuno.
  2. Penamaan Kecamatan Tongkuno Selatan, karena letaknatau berada pada bagian sebelah selatan dari kecamatan Tongkuno.

II. BATAS WILAYAH

- Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Tongkuno

- Sebelah Barat berbatasan dengan kecamatan bone

- Sebelah selatan berbatasan dengan kecamatan Gu

- Sebelah Timur berbatasan dengan kecamatan Tongkuno

III. KEADAAN PENDUDUK / WILAYAH

a. Jumlah Penduduk 5.458 jiwa terdiri dari:

- Laki – Laki = 2.453 jiwa

- Perempuan = 3.005 jiwa

- Jumlah KK = 1534 jika

- Jumlah RT = 1242 jiwa

b. Luas wilayah 57,26 km 2 ( sumber badan statistik kab. Muna sampai dengan oktober 2010)

IV. JUMLAH DESA DAN KELURAHAN

Jumlah desa da kelurahan terdiri dari 5 desa dan 1 kelurahan yaitu:

1. Kelurahan Lawama

2. Desa Labasa

3. Desa Wale-ale

4. Desa Kulidawa

5. Desa Lianosa

6. Desa Watondo

V. POTENSI UNGGULAN

1. Aspek geografis, sangat strategis karena berada pada posisi perbatasan antara Kabupaten muna dan kabupaten Buton.

2. Bidang Peternakan : ternak sapi, ternak ayam kampung, ayam ras, aya petelur, dan ayam potong.

3. Bidang Perkebunan : jambu mete, kelapa.

4. Bidang Pangan : jagung, padi

5. Bidang Kehutanan : Tanaman Jati

6. Bidang Kerajinan : Kerajinan rotan

7. Bidang Industri : mobiler, perbengkelan, pengolahan minyak kelapa

8. Bidang perdaganagn : Usaha sembako, bahan bangunan.

VI. JUMLAH INSTANSI PEMERINTAH/SWASTA/YAYASAN/MESJID DAN RUMAH JABATAN.

NO

NAMA BANGUNAN

JUMLAH

LOKASI DESA/KELURAHAN

1

Kantor Camat

1 Unit

Lawama

2

Kantor UPTD

3 Unit

Lawama

3

Kantor UPTB

1 Unit

Lawama

4

Poliklenik Kalawesi

1 Unit

Labasa

5

Sekolah

- SMP

2 Unit

Labasa dan waleale

- SD

6 Unit

Labasa, waleale, Kulidawa

- TK

6 Unit

Wotondo, Lianosa, Lawama, Labasa, Kulidawa, Waleale

6

Mesjid

4 Unit

Lianosa, lawama, Labasa, Waleale

7

Gereja

2 Unit

Lawama, Waleale

8

Rumah Jabatansekolah

20 Unit

Lianosa, Labasa, Lawama, Waleale, Kulidawa

9

Rumah Jabatan Dokter

2 Unit

Lawama

10

Jumlah Rumah masyarakat

1.309 Unit

VII. MATA PENCAHARIAN MASYARAKAT.

Sebagian besar masyarakat hidup bertani, dan juga berwirausaha, serta bekerja sebagai PNS.


VIII. SUSUNAN ORGANISASI

Organisasi Kecamatan terdiri dari camat, sekretariat, seksi-seksi dan kelompok jabatan fungsional.

Susunan Organisasi Kecamatan Tongkuno Selatan terdiri dari:

NO

NAMA

JABATAN

KETERANGAN

LA MARA, SP, M.Pd

Camat Pertama sekarang menjadi Camat GU

ABIDIN. O, SP

Sekcam Pertama sekarang menjadi Camat Tongkuno

1

WA ODE UKUNO, S.Ag. M.pub

Camat

2

LA RATA, S.Sos

Sekcam

3

AHMAD AINI. T. SE

Kasi Pemerintahan

4

LA NGKAOLE, B.Sc

Kasi Kesos

5

SARIFUDIN, SP

Kasi Trantib

6

LAODE MUNSAR, S.Pi

Kasi Ekbang

7

LA BOLU, SP

Kasubag Perencanaan dan Keuangan

8

LA TUI DUNU

Kasubag Umum dan Kepegawaian

9

WA ODE HARNI, SE

Staf

10

ANDORUDDIN SAANA, A.Md

Staf

11

WA ODE LAFIA

Staf

12

MUH. PADANG

Staf

13

LAODE ARISDIN, SP

Staf

14

WA ODE MAULANA

Staf

15

KOSO SOLO

Staf

Catatn : Susunan Organisasi ini masih tetap sampai dengan skarang tanggal 14 Februari 2011

Lawama, 14 Februari 2011

CAMAT TONGKUNO

WAODE UKUNO, S.Ag, M.Pub

Kecamatan Lohia

 

KECAMATAN LOHIA

I. KONDISI UMUM WILAYAH

A. Administrasi wilayah

Kecamatan lohia merupakan pemekaran dari wilayah kecamatan katobu yang definitif sejak tahun 2001 dengan luas wilayah 49,41 Km2 dengan batas-batas wilayah sebgai berikut:

- Sebelah utara (north) : Kecamatan duruka

- Sebelah Timur (east) : Selat Buton

- Sebelah Selatan (south) : Kecamatan Tongkuno

- Sebelah Barat (west) : Kecamatan Kontunaga

Terdiir dari 9 desa yaitu : 3 desa pinggir pantai dan 6 desa darata.

B. Pemanfaatan Lahan

1. Lahan Pekarangan : 7,66 Km2

2. Lahan Kebun dan lading : 19,03 Km2

3. sementara tidak diusahakan : 9,34 Km2

4. Hutan (perbukitan : 4,12 Km

5. Perkebunan : 9,26 Km2.

C. Kependudukan.

1. Jumlah penduduk Kecamatan Lohia (data dinas capil dan kependudukan tahun 2009) : 13,839 jiwa yang terdiri dari:

a. Laki-laki : 6.782 jiwa.

b. Perempuan : 7.057 jiwa.

c. Kepala Keluarga (KK) : 3.341 jiwa.

d. RTM : 1893 (BPS).

e. Jumlah Penduduk Pnganggur : 272 jiwa

2. Jumlah penduduk berdasarkan tingkat pendidikan :

a. buta aksara : 1.211 jiwa.

b. Belum sekolah TK/SD : 803 jiwa.

c. Masih TK/SD : 2.469 jiwa.

d. Tidak tamat SD : 1.015 jiwa.

e. Tamat SD : 3.854 jiwa.

f. Tamat SMP : 2.141 jiwa.

g. Tamat SMA : 1.682 jiwa.

h. Tamat D1, D2 dan D3 : 503 jiwa.

I. Tamat S1 dan S2 : 161 jiwa.

D. Mata pencaharian penduduk Kecamatan Lohia sebgai berikut:

1. TNI/Polri : 18 orang

2. PNS dan Guru : 181 orang

3. Petani : 2.541 orang

4. Nelayan : 203 orang

5. Pedagang : 276 orang

6. Pensiunan/Purnawirawan : 167 orang

7. Tamat SMA : 377 orang

Perlu kami smapaikan bahwa petani d Kecamatan Lohia yang jmlahnya kurang lebih 60% sekarang ini sebagian besar beralih ke berbagai bidang jasa antara lain menjadi tukang kayu, tukang batu, sopir mobil dan lain-lain. Masyarakat lohia hampir seluruhnya adalah suku muna dan beragama islam.

E. Pekembangan Pembnagunan Desa di Kecamatan Lohia.

Perkembangan pembangunan di Kecamatan Lohia untuk saat ini sudah sejajar dengan pembnagunan di kecamatan-kecamatan lain yang ada di kabupaten muna keculai kecamatan Katobu dan Kecamatan Batalaiworu karena ibukota Kabupaten Muna. Dari 9 desa yang ada di Kecamatan Lohia hnaya 2 Desa yang masih tertinggal pembangunan desanya yaitu Desa Liangkabori dan Desa Lakarinta, hal ini disebabkan karena:

  1. Untuk Desa Lakarinta jalan rayanya baru diaspal tahun 2004
  2. UntukDesa Liangkobori jalan rayanya baru di aspal tahun 2005

jadi sebelum tahun-tahun tersebut diatas, masyarakat kedia desa tersebut snagat susah menjual hasil pertanianya.

F. Sarana dan Prasarana yang telah ada di Kecamatan Lohia yaitu:

a. Sarana dan prasarana yang telah ada di Lkecamatan Lohia yaitu:

1. SMA : 1 Buah

2. SMP : 4 Buah

3. SD : 17 Buah

b. Sarana Kesehatan:

1. Puskesmas : 2 Buah

2. Pustu : 2 Buah

3. Polindes : 3 Buah

  1. Sarana administrasi Pemerintahan:

1. Kantor Camat : 2 Buah

2. Kantor Kepala Desa : 9 Buah

  1. Saranah Ibadah : 11 buah

e. Sarana Wisata:

  1. Wisata Danau Napabale di Desa Lohia
  2. Wisata Situs Liangkobori di Desa liangkobori
  3. Wisata gua Layang-layang di Desa Liangkobori
  4. Wisata Danau Motonuno di Desa Lakarinta
  5. Wisata Pantai Meleura di Desa Lakarinta
  6. Wisata budaya Mesjid Tua Lohia di Desa Wabintingi
  7. Wisata Kerajinan Nentu dan Tenun Tradisonal di Desa Korihi, Desa Mantobua dan Desa Bolo.

G Sarana Pasar:

  1. Pasar Liangkobori di Desa Liangkobori
  2. Pasar Bolo di Desa Bolo
  3. Pasar Waara d Desa Waara
  4. Pasar Kanta di Desa Mantobua
  5. Pasar Kula di Desa Lohia

Kondisi pasar-pasar tersebut diatas perlu mendapatkan perhatian pemerintah Kabupaten Muna karena:

a. Pasar Liangkobori beluam ada bangunanaya.

b. Pasar Bolo, Waara, Kantaa dan Pasar kula kondisi bangunanya sudah rusak.

H. Lembaga Keuangan Daerah

  1. KUD Sowite di desa Mantobua
  2. KUD Rahia Jaya di Desa Waara
  3. KUD Usaha Sejahtera di Desa Wabintingi
  4. Koperasi Serba Usaha Swasta Generasi di Desa Kondongia
  5. KUD Tongku Mandiri di desa Kondongia

  1. MASLAH UTAMA PEMBANGUNAN KECAMATAN LOHIA

Pemasalahan yang mendasar dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan di Wilayah Kecamatan lohia adalah sebagai berikut:

  1. Sarana dan prasarana jalan terutama untuk jalan Kabupaten yang menghubungkan ibu Kota Kabupaten dengan tempat-tempat wisata kondisinya sudah rusak sehingga menurunkan minat wisatawan untuk berkunjung.
  2. Masih bnayaknyarusak jalan yang menuju kantong-kantong produki pertanian belum terbuka sehingga menyulitkan petani/nelayan dalam mengakses pasar.
  3. Rendahnya lapangan kerja.
  4. Rendahnya tingkat pendidikan dan keterampilan masyarakat
  5. Lembaga pemasaran hasil pertanian belum tertat dengan baik sehingga sebagian besar petani masih berhubungan dengan tengkulak.
  6. Keterbatasan ;modal bagi petani/usaha kecil sehingga sulit dalam mengembangkan usahanya.

  1. POTENSI UNGGULAN KECAMATAN LOHIA

1. Perkebunan : Jambu Mete

2. Kehutanan : Jati Lokal

3. Peternakan : Sapi, ayam, Kambing

4. Hortikultura : Tomat

5. Tanaman Pangan : Jagung Lokal, Ubi Kayu, Ubi jlaar

6. Perikanan : Rumput Laut

7. Kerajinan : Nentu, Kasur, TenunSarung, dan Anyaman Bambu

8. Pertambangan : Pasir, Batu Gunung, Batu Kapur

9. Wisata : Napabale di desa lohia, Liangkobori di Desa Liangkobori, Motonuno di Desa Lakarinta dan pantai Meleura di desa Lakarinta.

Lohia, Januari 20011

Camat lohia

LA ODE NDIMAKA, S.STP, M.Si

Nip. 19671231 199401 1 021

Kecamatan Kontukowuna

 

KECAMATAN KONTUKOWUNA

I. KONDISI UMUM WILAYAH

Nama Kecamatan : Kontukowuna

Kabupaten : Muna

Profinsi : Sulawesi Tenggara

Alamat Kantor : Desa Bahutara

luas wilayah : 263.000 Ha

Batas wilayah :

- Sebelah utara berbatasan dengan Kec.Wadaga.

- Sebelah Selatan berbatasan dengan Kec. Kabawo

- Sebelah Barat berbatasan dengan Kec. Kabangka

- Sebelah Timur Berbatasan dengan Kec. Tongkuno

Jumlah Desa : 6 Desa. Terdiri dari :

- Desa Bahutara

- Desa Kilambibito

- Desa Kontukowuna

- Desa Lembo

- Desa Kafoofoo

- Desa Lahorio

Jumlah RW : 12 Rw

Jumlah RT : 12 RT

Jumlah Dusun : 12 Dusun

Jumlah Penduduk : 4496 jiwa terdiri dari:

- Laki-Laki : 2165 jiwa

- Perempuan : 2331 jiwa

- Jumlah Kepala Keluarga : 1048 KK

- Keluarga Sejahtera : 421 KK

- Keluarga pra sejahtera : 627 KK

- Islam : 4494 Orang

- Kristen Protestan : 2 Orang

- Kristen Katolik : - orang

- Hindu : - orang

- Budha : - orang

- lain – lain : - orang

II. KONDISI EKONOMI

1. Jumlah Penduduk Menurut mta Pencaharian

a. Petani : 915 orang

b. Buruh : 17 orang

c. Jasa : 14 orang

d. PNS : 102 orang terdiri dari:

- Guru : 65 orang

- Tenaga Administrasi : 24 orang

- Polisi : 1 orang

- TNI : 2 orang

- Tenaga Medis : 7 orang

- Tenaga Kesehatan : 3 orang

- Bidan desa : 2 orang

- PPL : 1 orang

- Penyuluh KB : 2 orang

- Lain-Lain : - orang

e. Wiraswasta : 42 orang

f. Tukang : 58 orang

g. Pensiunan : 14 orang

h. Pedagang : 22 orang

  1. Usaha Produktif : -
  2. Sumber utama kebutuhan uang jika mendesak: Koperasi keluarga

III. KONDISI SARANA DAN PRASARANA

  1. Sarana ibadah dan sarana pendidikan

a. Mesjid : 6 buah

b. Musholah : 2 buah

c. TPA : 4 buah

d. gereja : -

e. wihara : -

f. Madrasah : 3 buah

g. Taman Kanak-kanak : 6 Buah

h. sekolah Dasar : 6 buah

I. SMP : 1 Buah

j. SMA : 1 Buah

k. Perpustakaan : -

l. Panti asuhan : -

m. Rumah Dinas Guru : 5 Buah

n. Rumah Dinas Lainya : 3 Buah

  1. Sarana Kesehata.

a. Puskesmas : 1 Buah

b. Apotik : -

c. Posyandu : 7 Buah

d. Dokter Praktek : -

e. Polindes : 1 buah

f. Pengobatan alternatif :-

g. Toko Obat : -

h. Poliklinik : -

I. Pustu : 3 buah

  1. Sarana Air bersih

a. PDAM : -

b. sungai : 14 Buah

c. Sumur Gali terlindung : 87 buah

d. Penampungan air Hujan : -

  1. Sarana Soial/Lingkungan

a. Jalan : 24,5 KM

b. MCK Umum : 1 buah

c. Jembatan : 4 buah

d. deker : 16 buah

e. Tempat Pembuangan sampah : -

f. Pos Kamling : 6 Buah

  1. Sarana Olah Raga

a. Lapangan sepak Bola : 1 Buah

b. lapangan Voly : 6 Buah

c. Lapangan Bulu tangkis : 5 Buah

d. Lapangan senam : -

e. Lapangan Tenis Meja : 9 buah

  1. Sarana Pertanian

a. Sawah : 39 Ha

b. Kebun : 1048 Ha

c. Lain-lain :1325 Ha

  1. Hasil Pertanian

a. Padi : 13 ton

b. Jagung : 5024 ton

c. Ubi-Ubian : 1,5 Ton

d. sayuran : 11 Ton

e. Lain-Lain : 1 Ton

  1. 1. Sarana Peternakan

a. Kandang : 4 Buah

b. Ranch sapi : 517 Ha

2. Hasil Peternakan.

a. sapi : 293 ekor

b. ayam : 21.350 ekor

c. Kambing : 17 ekor

  1. Sarana Wirausaha

a. Toko : -

b. Kios / Warung : 38 Buah

c. Warung Makan : -

d. Bengkel Otomotif :

1. Mobil : -

2. Motor : 5 buah

  1. Tanah Kas Desa : 12 Ha
  2. Luas Hutan : 11 Ha

IV. KONDISI SOSIAL

  1. Warga Negara Asing (WNA) :-
  2. Tingkat Pendidikan Formal :

a. Lulusan SD/Sederajat : 773 Orang

b. Lulusan SMP/Sederajat : 780 Orang

c. lulusan SMA/Sederajat : 662 Orang

d. Lulusan DI : 8 Orang

e. Lulusan D2 : 94 Orang

f. lulusan D3 : 37 Orang

h. Lulusan S1 : 92 Orang

I. lulusan S2 :2 Orang

j. Lulusan S3 : -

NO

NAMA KECAMATAN

JUM. PRODUK UNGGULAN

URAIAN

KET

1

2

3

4

5

1

KONTUKOWUNA

10

1. Jambu Mete

2. Kakao

3. Jati

4. Jeruk

5. Padi

6. Kacang Tanah

7. sapi

8. unggas

9. Jagung

10. Jagung Kuning


Bahutara, 2 Maret 2011

Camat Kontukowuna,

LAODE HETO, SE

NIP. 19581231V198303 1 268

Bagian Tata Pemerintahan Setda Kab. Muna

BAGIAN TATA PEMERINTAHAN UMUM

SETDA KAB. MUNA

A. PROFIL

Organisasi Bagian tata Pemerintahan Umum dipimpin oleh seorang Kepala Baian yang membawahi 3 (tiga) Sug Bagian yang terdiri dari:

a. Sub Bagian Pemerintahan Umum.

b. Sub Bagian Pengembangan Otonomi Daerah

  1. Sub Bagian Perangkat Daerah.

B. TUGAS POKOK

Bagian tata Pemerintahan Umum menyiapkan dukungan administrasi penyelenggaraan pemerintahan otonomi daerah, perangkatdaerah, penataan tata guna tanah dan kerja sama serta mengkoordinasikan pelaksanaan pengawasan, tugas pembnatuan, ketentraman danketertiban, perlindungan masyarakat, penanggulangan bencana, tugas kependudukan, serta pembinaan administrasi kecamatan dan kelurahan serta melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Pimpinan.

  1. FUNGSI

1. Untuk menyelenggarakan tugas tersebut diatas bagian atat pemerintahan umum empunyai fungsi:

a. Penyelenggaraan administrasi pemerintah, koordinasi instansi vertikal serta penyusunan rencana, program dan teknis pembinaan prasarana fisik pemerintahan.

b. Penyelenggaraan administrasi pembinaan perangkat daerah, meliputi bidang pengawasan, tugas pembantuan, ketentraman dan ketertiban, perlindungan masyarakat, penanggulangan becana, dan kependudukan dan kerjasama.

  1. Penyelenggaraan pembinaan pengembnagan otonomi daerah.
  1. Penyelenggaraan pembinaan administrasi pemerintah perangkat kecamatan dan kelurahan.

e. Pengkoordinasian perumusan kebijakan penyelenggaraan administrasi pemerintah.

f. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan.

  1. Bagian Tata Pemerintahan Umum dipimpin oleh Kepala Bagian danmembawahi 3 Sub bagian terdiri dari:

a. Sub Bagian Pemerintahan umum.

b. Sub Gabian Pengembangan Otonomi Daerah.

c. Sub Bagian Perangkat Daerah.

  1. Sub-sub bagian sebagaimana dimaksud pada point 3 masing-masing dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bagian tata pemerintahan Umum.

a. Sub Bagian tata Pemerintahan mempunyai tugas melaksanakan administrasi penyiapan bahan penyusunan pedoman dan petunjuk teknis pembinaan, penyelenggaraan pemerintahan yang meliputi bidang pengawasan, tugas pembantuan, ketentraman dan ketertiban, perlindungan masyarakat, penanggulangan bencana dan kependudukan, serta melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan.

b. Sub bagian Pengembangan Otonomi Daerah mempunyai tugas melaksanakan administrasi penyiapan bahan pedoman serta petunjuk teknis pengembangan otonomi daerah, serta menyiapkan bahan pembinaan dan petunjuk teknis penyelenggaraan urusan pertanahan, serta melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan.

  1. Sub Bagian Perangkat daerah mempunyai tugas melaksanakan administrasi penyiapan bahan pedoman dan petunjuk teknis pembinaan dan telaah pencalonan, pengusulan, pengangkatan dan pemberhentian perangkat daerah berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta melaksanakan 4 tugas lain yang diberikan oleh pimpinan.
  1. UNGGULAN.

Kegiatan yang telah dilaksanakan selamakurun waktulima tahun terakhir Bagian Tata Pemerintahan umum adalah:

  1. Peningkatan sarana dan prasarana bangunan milik Pemda antara lain:

a. Pembnagunan Kantor Kecamatan.

b. Pembangunan Rumah Dinas Camat.

c. Pembangunan Kantor Kelurahan.

d. Rehabilitasi Kantor KecamatanDan Kelurahan.

e. Rehabilitasi Balai Pertemuan Kecamatan.

  1. Penataan Tapal Batas Desa.
  2. Pensertifikatan Tanah Milik Pemda.
  3. Penyusunan LPPD dan LKPJ.
  4. Penyelesaian konflik-konflik pertanahan.
  5. Penataan lahan desa untuk peluang investasi.
  6. Monitoring dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan diDesa, Kelurahan dan Kecamatan.
  7. Pelaksanaan kegiatan HUT kab. Muna
  8. Pelaksanaan HUT Proklamasi kemerdekaan RI.

Wakil Bupati

WAKIL copy.jpg

Pengumaman

Agenda & Kegiatan

Wisata

  • P1010023.JPG
  • IMG_9847.jpg
  • Taboang 4 copy.jpg
  • Teluk Meleura -3, karang copy.jpg
  • P1010030.JPG
  • Transplantasi Karang_Renda copy.jpg
  • P1010040.JPG
  • Penyelaman Renda copy.jpg
  • 1.jpg
  • napabale kaos.jpg
  • IMG_9915.jpg
  • motonuno.jpg
  • Masjid.jpg
  • Karang Bontu2 copy.jpg
  • sawerigadi.jpg
  • walengkabola.jpg
colour style colour style colour style colour style